Chapter 115: Malam

Thursday, March 19, 2020

credit: weheartit

Tatkala malam menyepi...
Hanya aku disini, tidak bermimpi... 
Menantikan cahaya, berpaksikan bumi...
Menyanyikan lagu, menghiburkan hati...

Kata sang hati, aku tidak sendiri...
Biarkan ia pergi..
Kerana dia kan tetap disini...

Kubisikkan pada bulan...
Temanilah hati yang kelam..
Bisikku pada bintang..
Hiburkanlah hari yang mendatang...

Kerana hanya padamu bulan...
Aku sandarkan harapan...
Dan padamu bintang... 
Aku temui cahaya kehidupan.. 

written by;
-Flavnesz @ Chapters_ 4.17 a.m.-


8 comments

  1. Nice poem. Hope you're safe wherever you are ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you Amy... ^^ I wish the same for you too... ^^

      Delete
  2. i love your poem. keep it up!

    ReplyDelete
  3. Terang bulan bintang menghiasi malam nan kelam
    Sepi tapi tampak berseri
    Setia menemani dikala suram

    Ku titip doa berserah diri
    Pada Yang Esa penentu segala
    Moga terubat resah di jiwa

    Nyamanlah wahai hati
    Moga terus tabah meniti hari-hari


    FA :)

    ReplyDelete