Chapter 115: Malam



Tatkala malam menyepi...
Hanya aku disini, tidak bermimpi... 
Menantikan cahaya, berpaksikan bumi...
Menyanyikan lagu, menghiburkan hati...

Kata sang hati, aku tidak sendiri...
Biarkan ia pergi..
Kerana dia kan tetap disini...

Kubisikkan pada bulan...
Temanilah hati yang kelam..
Bisikku pada bintang..
Hiburkanlah hari yang mendatang...

Kerana hanya padamu bulan...
Aku sandarkan harapan...
Dan padamu bintang... 
Aku temui cahaya kehidupan.. 

written by;
-Flavnesz @ Chapters_ 4.17 a.m.-

Footnote: I'm going to be honest here; this poem was written as I got inspired from the movie "Sepi". I really love the story of Imaan, Khalil and Ean and every single time they recited the original poetry, it would be replayed in my head for days. Just. Lovely.


8 comments

  1. Nice poem. Hope you're safe wherever you are ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you Amy... ^^ I wish the same for you too... ^^

      Delete
  2. Terang bulan bintang menghiasi malam nan kelam
    Sepi tapi tampak berseri
    Setia menemani dikala suram

    Ku titip doa berserah diri
    Pada Yang Esa penentu segala
    Moga terubat resah di jiwa

    Nyamanlah wahai hati
    Moga terus tabah meniti hari-hari


    FA :)

    ReplyDelete